Kita Insan Biasa -

June 21, 2000

Tajuk/Lirik Lagu: Kita Insan Biasa
Penyanyi: Dayangku Intan feat Jay Jay

Andainya dapat kuulang semula
Suatu zaman yang bernama remaja
Akan terpelihara segala milikku
Hanya buatmu…

Lautan mana yang tidak bergelombang
Bumi yang mana tidak ditimpa hujan
Aku sepertimu ada waktu diburu
Oleh dosa-dosa masa yang lalu…

Diriku mawar pudar warna
Tiada lagi yang istimewa
Dapat dipersembahkan
Menjadi satu lambang sucinya percintaan

Usah lagi kita persoalkan
Keterlanjuran di masa nan silam
Kusedia terima dirimu seadanya
Kita insan biasa…

Diriku mawar pudar warna
Tiada lagi yang istimewa

Kusedia terima dirimu seadanya
Kita insan biasa…

Meniti Suratan -

June 19, 2000

Tajuk/Lirik Lagu: Meniti Suratan
Penyanyi: May

Dahaga kasih padamu
Tiada akhirnya
Dalam kepekatan malam
Kaulah bintang
Ku gapai jatuh
Untukmu sentuh
Namun bagiku hadirmu
Seminit menjadi penawar

Sampai bilakah kita ini
Asyiknya merindu sendiri
Ada kasih dan ada cinta
Tapi terhalanglah
Oleh insan alpa
Materialistik yang
Menghukum cinta
Sebegini…

Bebaskanlah kita ini
Di belenggu dunia

Andai hanyut bahtera
Kita rela di lautan gelora
Itulah rela
Kita berdua

Hadirlah kau kasih
Nyatakan cintamu
Doaku yang lama

Inginku bawamu
Bersama hasratku
Meniti suratan
Agar kenal kebahagiaan

Takdir kita kasih
Tuhan menentukan
Serah keimanan
Pasti sinar kebahagiaan

Jua kaulah insan suci
Wangian syurgawi
Pekat malam yang berlabuh
Aku teguh… di jiwa
Kau tiba jua…

Dengar Ini Cerita -

June 8, 2000

Tajuk/Lirik Lagu: Dengar Ini Cerita
Penyanyi: Anita Sawarak

Mari-mari tuan dengar ini cerita
Perempuan tidak semua cemburu buta
Kalau suaminya asyik bergaya
Dia so jealous tidak percaya

You know apa yang jadi pada suatu hari
I perang besar you see
Tapi baik jugak sudah hilang bengkak
Benjol di kepalanya you sudah tak nampak

Di kantor dia ade seorang secretary
Potongan badannya… amboi ! namanya Mary
Halus kulitnya macam epal
Salah pandang macam Betty Grable

Mereka berdua pun pergi makan angin
You know they went to romance
You tahu ke mana !… kalau tak kebun bunga
Ini chance baik I terus intip mereka…

Ooh ini rupanya kerja abang yea… Tiap-tiap kali bila abang
balik kerja sampai jauh-jauh malam..kata abang overtime… overtime…
overtime dengan perempuan lain…Haa mari sini… mari sini cik abang
sayang… Biar saya obatkan perangai abang yang miang tu… Tolong…
tolonglah sayang… sumpah abang tak buat lagi…
Hmm sumpah… Ahh ! sumpah-sumpah… nah, rasakan… Orang lelaki
macam abang ni memang tak pernah serik…Aduh… tolong…
Haa nanti-nanti… jangan tolong… jangan tolong… orang nak dengar
record nih… radio pun haa… Nanti kejap boleh cubittt lagi eh!
yea sayanggg… hmphh…

Tiba di sana si nona mulailah posing
She makes badan I panas rasa I nak lesing
She said “Don’t be afraid my darling”
Suami I pun miang bukan main

Mereka pun pergi duduk dekat satu bangku
And then she said “I love you”
So then what will they do… I think you pun tahu
Suami saya pun kiss the girl bertalu-talu

Saya pulang ke rumah dengan geram hati
Apa lagi dah terbukti..lipstik on his pipi
Saya menerrkamm dan menggigitt!…
Suami tak malu terus menjerit !

Periuk belanga terbang melayang layang
Menghentam his belakang
I would like to tanya !… kalau suami you miang !
You tentu cemburu jadi… what will you do !
You jugak tentu cemburu jadi… what… will… you… do
Do like I do lah… Do like i do… eh… like i did

Getaran Cinta Di Jiwa -

June 5, 2000

Tajuk/Lirik Lagu: Getaran Cinta Di Jiwa
Penyanyi: Liza Hanim

Di hatiku cinta berbunga
Dan rinduku seharum bunga
Setiap detik kini nyata
Hanyalah dirimu sayang

Namun jauh di sudut hati
Mungkinkah kau daku miliki
Tak sanggup aku bersendiri lagi
Kehilanganmu oh! kasih
Tak sanggupku menghadapi
Tuhan sesungguhnya
Kau lebih mengerti

Pedih… menyaksikan dikau dan dia
Pilu… airmata kasih mengalir di pipi
Hampa… impianku luka berdarah
Mana harusku bawa hati yang kecewa
Tak sanggup kehilanganmu
Walau itu hanya dalam mimpiku
Dengarkanlah oh sayang bicaraku
Sesungguhnya ku menyintaimu

Ku luahkan perasaanku
Yang terpendam di dalam kalbu
Ku tulis lagu
Dengarkanlah getaran cinta di jiwa

Seandainya dikau mengerti
Katakanlah pada diriku
Siapakah yang ada di hatimu
Telah sekian lamanya
Kau bertakhta dalam jiwa
Setiap ketika rinduku untukmu