Maya -

February 26, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Maya
Penyanyi: Awie

Maya terpaku lagi
Tika gelincir hari
Mendengar denyut jantung
Mana harapan bergantung

Tewas
Dalam cinta

Dewi pernah ku puja
Relaku jadi hamba
Hingga keliru mengenal
Intan atau pun kaca

Dalam
Maya ini

Rasa bagai berlari
Setapak pun tak sampai
Ikatan yang tersimpul
Bagaikan tak terurai

Lepaskan ku dari perdaya mayamu
Jaga dan leka berulang silih berganti
Yang mana yang palsu
Yang mana yang benar
Berilah ku jalan
Jelaskan pandangan

Lepaskan ku dari perdaya mayamu
Jaga dan leka berulang
Hanya perangkap mimpi
Kuingin dicinta sebenarnya cinta
Wajah yang ku damba
Agar jadi nyata

Maya terpaku lagi
Tika gelincir hari
Mendengar denyut jantung
Mana harapan bergantung

Dalam
Maya ini

Rasa bagai terjunam
Ranting mana ku capai
Ikatan yang tersimpul
Bagaikan tak terurai

Dari Kekasih Kepada Kekasih -

February 23, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Dari Kekasih Kepada Kekasih
Penyanyi: Hattan

Entah berapa kali
Kucuba membohong hati ku ini
Hebat dilanda
Rindu padamu
Namun semua alasan
Rapuh bagaikan awan berarak
Yang memang tidak pernah abadi
Dan terlalu cepatnya berlalu
Pabila di giring angin
Dan mudah pula layu
Selepas ia melimpahkan
Titis-titis ehsan

Kini hatiku sangat terdesak
Untuk memilikimu
Agar bisa aku meneruskan
Sisa-sisa hidupku ini
Seperti manusia yang punya kekasih
Yang punya kekasih

Meraung -

February 22, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Meraung
Penyanyi: New Boyz

Menggigil tubuh ini
Melihat kau bersamanya
Tergamam aku tak terkata
Meraung di jiwa

Puas ku pertahankan
Cinta kita sejak dulu
Tapi sayang
Sikit pun tidak
Menghargai cintaku

Sia-sia saja
Pengorbanan dan kesetiaanku ini
Ku sangka kau permata
Rupanya duri paling berbisa

Ku pasrah dan berdoa
Semoga tabah jiwaku
Oh… tetapi bagaimana
Nak ku lawan
Jiwa yang siksa

Ke mana arah hendak ku tuju
Bila hatiku rindu padamu
Hendakku cari tapi tak guna
Kau bahagia dengan si dia

Dikamar sepi aku termenung
Terbayang bayang kenangan kita
Tidak ku sangka kau
Tergamak pergi
Saat ku masih perlukan mu

Ah…ah…ah…
Ah…ah…ah…

Meraung di jiwa
Apalah daya kiranya
Orang dah benci

Ah…ah…ah…
Ah…ah…ah…
Meraung di jiwa
Tapi tak pernah ku benci
Dirimu sayang

Rindu Padanya -

February 20, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Rindu Padanya
Penyanyi: Camelia

Sejak terpandang wajahmu
Hatiku bertanya selalu
Siapa dia mengikat pandanganku

Seringkali dia berlalu
Di hadapan dan menyapaku
Sehingga hatiku seringkali merindu
Tak dapat ku melupakan dirinya
Terbayang wajahmu di mataku

Ingin ku tanya namanya
Tapi hatiku rasa malu
Tak terucapkan walau sepatah kata
Mungkinkah diriku telah dilamun cinta
Oh… hatiku resah selalu

Haruskah aku menyatakan
Perasaanku kepadanya
Mungkinkah dia kini telah berpunya
Getar hati makin terasa
Bila terdengar suara dan bertentang mata
Ku bagaikan bebunga kehujanan
Berkembang mekar
Di setiap ketika

Tidur malamku tak lena
Asyik teringat padanya
Bilakah mentari memancarkan cahaya
Hanyalah dirinya bermain diingatan
Oh…tuhan ku rindu padanya

Cinta Sakti -

February 19, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Cinta Sakti
Penyanyi: Def Gab C

Cinta Sakti
Bila lagi nak menjadi
Cinta sakti
Pandanglah di hati ku ini
Sakti
Bila nak terbukti
Cinta sakti
Kasihani aku yang sepi

Cahaya api aku tak peduli
Emas keluli aku tidak peduli
Janji lepas dari belenggu ini
Cinta sakti
Bila nak bersemi
Sakti
Mahu kau (hadir) di sisi

Tanpa mu
Aku beku
Dan tak menentu
Tujuan ku

Bintang pasangannya bulan
Langit pasangannya bumi
Malam pasangannya siang
Apa pasangannya mentari

Mari-mari
Cinta sakti
Bila nak terpatri
Sakti-sakti
Dapatkah kau nyata di sini
Pulanglah dikau
Ke sangkar baiduri mu
Aku kasih mu

Tanpa mu aku beku
Dan tak menentu tujuan ku

Suatu Masa -

February 19, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Suatu Masa
Penyanyi: Amy Search

Bagaimanakan ku mula
Tiadakah kata-kata
Yang indah untuk diabadikan
Tiap wajah berkisah
Tiap madah bererti
Manakah ilhamku

Cahaya di matamu
Senyum di bibirmu
Mengukir seribu tanda pertanyaan
Mungkinkah kau jua dalam kerinduan
Di saat begini aku merindukan

Berhelai helai surat
Terbiar di depanku
Tak dapat aku utuskan
Ku ramas semua dan ku buangkan jauh
Dari pandangan
Lalu aku kesal
Ku kumpul semula
Tak dapat ku nyatakan apa yang ku rasa
Jika engkau tahu di dalam hatiku
Mungkinkah kau sahut jeritan batinku

Dengarkanlah panggilanku
Dengarkanlah lagu untukmu
Angin lalu kau sampaikan
Rasa rindu yang membara kepadanya

Warna warna cintaku
Kian pudar bersama
Malam yang gelap gelita
Apakah kau rasakan apa yang aku rasa
Atau kau tak endah
Tapi ku percaya
Semua telah tertulis
Dan niat suci ku takkan disiakan
Dan di suatu masa
Di hari yang indah
Ku hulur tanganku
Lalu kau terima

Sehati Sejiwa -

February 19, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Sehati Sejiwa
Penyanyi: Nurul feat Ajai

Bersahaja bersanding
Berbincang hati ke hati
Merangkai-rangkai ucap
Menuju di lubuk jiwa… jiwa

Ini yang dikatakan
Pemberian Yang Esa
Beza pijak kau dan aku
Bukan penghalang untuk cinta
Kasih… aku cinta

Diri ku dan diri mu
Bagai sama rasa
Saling cinta dan menyintai
Untuk selamanya

Sehati dan sejiwa
Ini yang perlu disematkan
Dalam hati mu kawan
Kekalkannya selamanya (Selamanya)

Sehati dan sejiwa
Harus ada pada semua
Rasakan cinta suci
Rasakanlah kesucian
Yang ada dalam hati
oh…

Pegangkan janjimu
Simpan dalam hati
Untuk azimat cinta kita oh…
Takkan ada siapa
Yang dapat menghalang
Cinta ini oh kekasih ku

Siapa Sangka Siapa Menduga -

February 2, 2004

Tajuk/Lirik Lagu: Siapa Sangka Siapa Menduga
Penyanyi: Liza Hanim

Bertahun sudah berdua bersama
Menemhpuh segala dugaan
Walaupun hidup ada kekurangan
Bukan kehendakku
Tabah kuhadapi dengan mu
Itulah yang kupertahankan

Tak dapat dinafikan
Berbagai dugaan
Datang secara tiba-tiba
Apa erti makna tersembunyi
Istana yang dibina teguhnya sementara
Kau mengundurkan diri dariku

Tinggallah aku kini seorang diri
Kesana dan kemari
Mencari salahku waktu denganmu
Sambil mengubat hatiku yang sepi

Siapa sangka siapa menduga
Engkau berubah tiada kupinta
Kerana hidup bahagia sentiasa
Tanpa sengketa

Yang kukesalkan dan tak kulupakan
Aku korbankan seluruh hidupku
Semata-mata ingin melihat kau gembira
Kerana kusungguh menyayangi mu

Hidup aku berteman
Rinduku tak pernah padam
Terkilan berpanjangan
Sambil menyapu air mata